Asuransi Karyawan

Asuransi Karyawan

Sebelum abad ke-19, karyawan lebih sering dianggap sebagai beban sehingga sudah semestinya tenaganya dikuras habis. Akan tetapi sejak Robert Owen mencetuskan ide human as capital, dunia manajemen SDM telah beralih menganggap karyawan sebagai aset yang harus dijaga. Maka dari itulah, Asuransi Karyawan menjadi sesuatu yang krusial di masa ini. Mengapa karyawan perlu dianggap sebagai aset dan harus diasuransikan? Simak ulasan mendalam kami berikut ini.

Apa Pentingnya Menghargai Karyawan Sebagai Aset?

Berdasarkan data International Labor Organization (ILO), per tahunnya 340 juta karyawan mengalami kecelakaan kerja. Sementara itu, 160 juta karyawan menderita penyakit akibat kerja setiap tahunnya. Berdasarkan angka tersebut, 2,3 juta karyawan di antaranya meninggal akibat kecelakaan atau penyakit tersebut.

Di dunia kerja, berbagai kecelakaan bisa dialami karyawan, mulai dari cedera kecil hingga yang akibatnya fatal – kematian. Menanggapi hal ini, ILO menetapkan peraturan dalam konvensi tahun 1964, yang di antaranya berbunyi sebagai berikut,

“Kompensasi yang disediakan sesuai dengan kecelakaan kerja yang terjadi harus bisa mencukupi – yang artinya bisa mengembalikan kerugian – atau jika tidak memungkinkan, meningkatkan kesehatan dari karyawan yang terluka. Sekaligus juga meningkatkan kemampuan kerjanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.“.

Di Indonesia sendiri, ada banyak undang-undang dibuat pemerintah untuk melindungi hak karyawan. Misalnya UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Kepres No. 22 tahun 1993, dan Permen No. 1 tahun 1998.

Menurut PP no. 44 tahun 2015, ganti rugi untuk karyawan yang mengalami kecelakaan kerja meliputi seluruh biaya perawatan hingga pasien sembuh. Apabila terjadi kematian, maka biaya ditambahkan dengan 60% dikali 80x jumlah gaji bulanan, biaya pemakaman, dan 24x santunan. Jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja, bagian HRD perusahaan harus mengurus semua pengeluaran biaya untuk kompensasi. Angka sedemikian besar yang seharusnya bisa menjadi modal perusahaan mengalami pengurangan signifikan untuk satu orang saja. Biaya oportunitas yang dibayarkan tidak setara dengan output yang diharapkan.

Maka dari itu, penting untuk memperlakukan karyawan sebagai aset. Karyawan perlu diperlakukan sebagai kekayaan perusahaan yang harus dipelihara dan dijaga keselamatannya.

Apa Jadinya Jika Itu Tidak Dilakukan?

Jika tidak dilakukan, ada banyak kemungkinan negatif yang bisa dialami perusahaan. Berikut ini di antaranya:

  • Perusahaan Mengalami Kerugian Finansial. Banyak perusahaan di Amerika mengalami kebangkrutan akibat membayar kompensasi kecelakaan kerja karyawannya. Hal ini terutama terjadi pada perusahaan yang menggunakan bahan baku berupa asbestos. Bahan baku ini sangat karsinogen sehingga bisa menyebabkan kanker mematikan. Akibat membayar bermiliar dolar untuk kompensasi karyawan penderita kanker asbestos, perusahaan-perusahaan tersebut pun bangkrut.
  • Sering Terjadinya Demonstrasi Karyawan. Di India, seringkali terjadi perusahaan didemonstrasi besar-besaran oleh karyawan. Dalam beberapa kasus, karyawan mendemo perusahaan akibat jam kerja yang terlalu banyak. Hal ini menimbulkan banyaknya karyawan yang mengalami masalah kesehatan. Hal serupa terjadi di perusahaan-perusahaan animasi Jepang. Konon, banyak karyawan Jepang harus melakukan 393 jam kerja dalam sebulan. Hal ini mengakibatkan banyaknya kejadian meninggal akibat terlalu banyak bekerja. Atau dalam istilah Jepang disebut sebagai “karoshi”.
  • Produktivitas Perusahaan Terganggu. Saat terjadi demonstrasi, semua karyawan akan berhenti bekerja dan turun ke jalanan. Hal ini akan sangat mengganggu produktivitas perusahaan. Jika produktivitas terganggu maka penjualan perusahaan juga terganggu sehingga pendapatan juga akan berkurang.
  • Reputasi Perusahaan Rusak Di Mata Publik. Banyak perusahaan yang reputasinya rusak karena tidak menghargai karyawan sebagai aset. Rusaknya reputasi bukan hanya berdampak pada jebloknya pamor di mata konsumen saja. Nilai investasi perusahaan juga akan turun sehingga arus modal juga akan berkurang. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga karyawan sebagai aset supaya reputasi perusahaan juga tetap terjaga.

Solusi-Solusi Untuk Menghargai Karyawan Sebagai Aset Perusahaan Dengan Memiliki Asuransi Karyawan Terbaik

Asuransi Kesehatan Karyawan

Terdapat beberapa solusi untuk meningkatkan nilai karyawan sebagai aset. Solusi-solusi di bawah ini bisa dipilih oleh perusahaan untuk memelihara dan meningkatkan kenyamanan/keamanan karyawan. Lebih detailnya adalah sebagai berikut.

  1. Meningkatkan Pendidikan dan Pelatihan Karyawan

Pendidikan dan pelatihan karyawan adalah hal pokok yang harus dilakukan sebelum dan selama karyawan bekerja di perusahaan. Terdapat dua jenis pelatihan yang dapat diberikan ke karyawan, yakni on-the-job training dan off-the-job training. Pelatihan on-the-job menekankan kepada praktik langsung sedangkan off-the-job biasanya mengambil waktu dan tempat yang berbeda.

  1. Membuka Kesempatan Jenjang Karir

Salah satu cara menghargai karyawan sebagai aset adalah dengan membuka kesempatan jenjang karir. Banyak karyawan yang merasa bosan dan kurang jika terus berada di posisi yang sama selama bertahun-tahun. Pada akhirnya, para karyawan ini akan mulai mencari pekerjaan yang menjanjikan penghargaan lebih baik. Guna mengantisipasi hal ini, karyawan harus diberi kesempatan untuk meningkatkan jabatannya.

  1. Meningkatkan Kejelasan SOP Reward and Punishment

Terdapat dua komponen yang bisa meningkatkan motivasi karyawan, yaitu reward (penghargaan) dan punishment (hukuman). Seringkali karyawan merasa tidak adil saat seseorang mendapat reward sedangkan dirinya tidak. Atau sebaliknya, dirinya mendapat punishment tertentu tanpa tahu jelas apa kesalahannya. Supaya lebih meningkatkan penghargaan karyawan sebagai aset, reward dan punishment prosedur pemberiannya harus jelas.

  1. Memberi Kesempatan untuk Karyawan Mengomunikasikan Masalah

Salah satu fungsi bagian Human Resource Development (HRD) adalah menjadi wadah bagi karyawan untuk menyampaikan masalahnya. Dengan demikian, karyawan bukan hanya dihakimi sepihak saat kinerjanya bermasalah. Akan tetapi, karyawan juga diberikan kesempatan untuk mengomunikasikan masalah yang dialaminya.

  1. Mengikuti Program Asuransi Karyawan

Solusi yang terakhir adalah mengikutkan karyawan dalam program asuransi kesehatan karyawan. Karyawan bisa menemui banyak kecelakaan kerja selama di perusahaan. Makin dekat lokasi kerja karyawan dengan mesin, biasanya tingkat kecelakaan kerjanya juga makin meningkat. Maka dari itu, penting untuk mengikutkan karyawan dalam program asuransi. Dengan demikian jika terjadi kecelakaan, karyawan bisa memperoleh kompensasi setimpal dengan kerugian yang dialaminya.

Kekurangan Dari Solusi-Solusi Tersebut

Betapa pun canggihnya, solusi-solusi penghargaan karyawan sebagai aset di atas masih memiliki beberapa kekurangan. Adapun lebih jelasnya kekurangan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Risiko Tidak Efektifnya Proses Pendidikan dan Pelatihan

Tidak semua program pendidikan dan pelatihan perusahaan bisa berakhir dengan efektif. Biasanya, perusahaan tidak memiliki tolok ukur pasti untuk mengukur keberhasilan pendidikan dan pelatihan. Dikarenakan itulah perusahaan seringkali membuang-buang biaya terlalu besar untuk pendidikan dan pelatihan. Akan tetapi hasil yang diperoleh tidak signifikan.

Pendidikan dan pelatihan memang penting. Akan tetapi sebaiknya perusahaan bisa meminimalisasi biaya untuk melakukan hal tersebut. Terutama apabila tolok ukur output pendidikan dan pelatihan tidak dapat ditentukan.

  1. Kurang Tersedianya Posisi Untuk Jenjang Karir

Perusahaan memiliki job description dan jabatan yang terbatas. Hal ini mengakibatkan tidak semua orang cukup berkualifikasi untuk meningkatkan jenjang karir. Meski memiliki kualifikasi sekali pun, jabatan yang tersedia tidak cukup untuk diberikan ke semua orang yang berkualifikasi. Daripada tidak adil, biasanya perusahaan memilih tidak menaikkan jabatan siapa pun.

  1. Karyawan Bekerja dengan Tidak Tulus

Terkait dengan poin reward and punishment, karyawan yang terikat dengan dua hal ini biasanya tidak bekerja tulus. Alhasil, kerjaannya tidak maksimal didedikasikan ke perusahaan. Banyak karyawan yang hanya akan bekerja untuk mendapat penghargaan dan menghindari hukuman. Jika reward and punishment tidak ada, maka motivasi bekerjanya juga berkurang drastis.

Hal ini akan menjadikan loyalitas karyawan ke perusahaan tidak dapat dilihat. Jika suatu hari nanti perusahaan gagal memberikan reward yang sepantasnya, maka karyawan yang hanya mengejar reward akan pergi dari perusahaan.

  1. HRD Terlalu Banyak Membuang Waktu untuk Masalah Karyawan

HRD memiliki banyak tugas yang harus dilakukan. Maka dari itu, terlalu banyak mendengarkan keluhan karyawan akan membuat tugas-tugas HRD lambat terselesaikan. Keterlambatan tugas bisa berdampak pada kerugian finansial perusahaan. Hal ini menjadikan HRD harus lebih selektif dalam mendengar masalah karyawan. Bukan berarti semua karyawan yang curhat diladeni. Akan tetapi pilih karyawan yang benar-benar membutuhkan pemecahan masalah. Apalagi jika sekiranya masalah itu mengganggu kinerjanya.

Di antara poin-poin solusi menghargai karyawan sebagai aset di atas, satu-satunya solusi yang tidak bermasalah adalah asuransi kesehatan untuk karyawan perusahaan. Dengan mengasuransikan karyawan, perusahaan tidak akan dirugikan dari segi biaya saat terjadi suatu insiden.

Biasanya, asuransi tidak akan dibayarkan dengan uang perusahaan, melainkan uang dari gaji karyawan itu sendiri. Tiap bulannya, bagian payroll akan langsung memotong sebagian kecil dari gaji untuk pembayaran asuransi. Saat suatu hari nanti terjadi kecelakaan kerja, perusahaan tinggal melaporkannya ke asuransi. Dari sini, semua dana perawatan karyawan hingga selesai akan ditanggung oleh asuransi itu sendiri.

Jadi kesimpulannya, solusi terbaik untuk menghargai karyawan sebagai aset tanpa mengeluarkan banyak biaya adalah dengan mengikuti program asuransi karyawan.

Asuransi Kesehatan Corporate Sebagai Pilihan Terbaik Saat Ini

asuransi kesehatan yang bagus untuk karyawan merupakan solusi terbaik bagi Anda yang ingin memelihara karyawan sebaik mungkin. Keberadaan asuransi akan memudahkan perusahaan Anda dalam membayarkan kompensasi karyawan jika terjadi kecelakaan. Asuransi bisa menjamin seluruh pembayaran kompensasi sehingga Anda tidak perlu mengurangi modal untuk membayarkan kompensasi.

Bagi Anda yang memiliki perusahaan dengan modal pas-pasan, mendaftarkan karyawan pada asuransi benar-benar penting. Selain menghemat biaya, Anda juga berkesempatan memanfaatkan modal tersebut untuk melakukan hal-hal lainnya. Seperti misalnya melakukan ekspansi usaha.

Mengapa Asuransi Penting?

Asuransi memainkan peranan yang sangat penting dalam menjaga stabilitas keuangan perusahaan Anda. Selain itu, asuransi dalam neraca pembayaran tidak mengurangi jumlah modal secara pribadi. Anda bisa langsung memasukkan pengeluaran asuransi karyawan murah ke biaya gaji karyawan. Mau tahu lebih detil tentang pentingnya asuransi? Berikut penjelasannya.

  1. Menjamin Lancarnya Kompensasi

Dengan adanya asuransi, maka kelancaran pembayaran kompensasi akan lebih terjamin. Dengan demikian perusahaan tidak perlu khawatir kompensasi terhadap karyawan yang mengalami kerja akan terhambat. Selama Anda memilih jasa asuransi terbaik seperti kami, maka pembayaran kompensasi perusahaan Anda terjamin akan selalu lancar.

  1. Memberi Kompensasi dengan Nilai yang Lebih Memuaskan

Asuransi sanggup memberikan kompensasi dengan nilai yang jauh lebih tinggi dibanding kompensasi pemberian perusahaan. Seperti yang diketahui, banyak perusahaan yang modalnya tidak mencukupi untuk membayar kompensasi karyawan. Alhasil, pembayaran kompensasi karyawan pun akan lebih kecil dari perusahaan yang modalnya lebih besar. Akan tetapi hal seperti ini tidak akan terjadi jika Anda mengikutkan perusahaan dalam program asuransi karyawan. Asuransi seperti kami terbiasa membayar kompensasi dengan nilai lebih memuaskan dibanding perusahaan pada umumnya.

  1. Memindah Biaya Kompensasi Menjadi Intangible Assets

Biasanya biaya kompensasi – layaknya jenis biaya lainnya – masuk ke dalam pengeluaran. Jangankan menjadi intangible assets, menjadi tangible saja tidak. Hal ini diakibatkan biaya kompensasi adalah ganti rugi yang harus dibayarkan perusahaan kepada karyawan. Dikarenakan namanya “ganti rugi”, maka perusahaan tidak akan mendapat imbalan untuk pengeluaran biaya kompensasi. Sebesar apa pun angka yang diberikan perusahaan.

Berbeda halnya jika Anda mendaftarkan karyawan untuk asuransi. Seluruh biaya asuransi yang Anda keluarkan tidak perlu ditanggung sendiri. Anda sangat diperbolehkan menanggungkan sebagiannya ke karyawan, dengan memotong gaji mereka. Setelah itu, pengeluaran ini bisa masuk ke intangible assets. Aset berbentuk asuransi memang tidak dapat diterka atau pun dipegang, tapi saat diperlukan, aset ini akan membantu Anda ke luar dari masa krisis.

Kelebihan Asuransi dibanding Program Asuransi Lainnya

Saat ini, banyak perusahaan lebih memilih mengikutkan karyawannya dalam BPJS dibanding asuransi profesional. Padahal, sudah banyak sekali masalah ditimbulkan akibat BPJS. Lebih lengkapnya tentang kelebihan asuransi umum dibanding BPJS adalah sebagai berikut.

  1. Angka Kompensasi Asuransi Lebih Tinggi

Dibandingkan dengan BPJS, angka kompensasi asuransi murah untuk karyawan biasanya lebih tinggi. Apalagi jika Anda memilih asuransi seperti kami. Biasanya, BPJS telah mematok berapa banyak kompensasi yang diperlukan untuk suatu kejadian. Tidak peduli berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk kecelakaan tersebut. Jadi jika misalnya biaya perawatannya lebih tinggi dibanding penjaminan BPJS, maka BPJS tidak akan membayarkan keseluruhan biayanya.

  1. Kepastian Cair Asuransi Lebih Tinggi dibanding Program Asuransi Lainnya

Berbagai kasus telah terjadi menyangkut BPJS, akan tetapi kesimpulannya sama. Kepastian cair BPJS masih abu-abu, tidak dapat dipastikan. Ada sebuah keluarga yang mudah mengurus BPJS dan ada lagi yang tidak mengerti sama sekali. Maka dari itu, kepastian cair asuransi kesehatan bagi karyawan juga lebih tinggi dibanding BPJS. Asuransi biasanya dikelola oleh instansi profesional sehingga pelayanannya juga profesional.

  1. Prosedur Pendaftaran Program Asuransi Lainnya Sangat Rumit

Prosedur pendaftaran BPJS sangat rumit jika dibandingkan dengan pendaftaran asuransi. BPJS mensyaratkan berbagai macam dokumen seperti identitas diri hingga data rekening bank. Selain itu, waktu prosesnya juga sangat lama, karena banyak sekali antrian menunggu pendaftaran BPJS. Daripada mengikuti skema asuransi serumit ini, lebih baik Anda langsung mendaftar asuransi kesehatan untuk karyawan swasta saja. Selain lebih cepat penerimaannya, asuransi juga tidak menetapkan prosedur pendaftaran yang terlalu sulit.

  1. Program Asuransi Lainnya Tidak Berlaku Untuk Semua Jenis Perawatan

Sejak tahun 2013, BPJS menetapkan peraturan baru untuk membatasi jenis perawatan yang bisa dibiayainya. Hal ini menjadikan tidak semua pekerja dengan asuransi BPJS punya hak untuk memperoleh perawatan yang sama. Hal ini tentu kontras dengan asuransi kesehatan murah untuk karyawan, yang bersedia mengeluarkan dana untuk apa pun jenis perawatan. Yang terpenting bagi asuransi adalah keselamatan pekerja yang ditanggungnya, bukan sekadar materi.

Produk Asuransi Kesehatan karyawan terbaik yang Bisa Dipilih

Sudah tahu bukan bagaimana pentingnya mendaftarkan pekerja Anda dalam Asuransi Kesehatan Karyawan Yang Bagus? Jadi inilah saatnya Anda beralih dari jaminan sosial lain kepada kami, jasa asuransi terbaik di Indonesia dan dunia.

Terdapat banyak produk asuransi yang khusus kami sediakan untuk Anda. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Kartu Kesehatan PRU Corporate Medical

  • Manfaat Dasar Asuransi Rawat Inap
  1. Menggunakan Sistem Cashless
  2. Membayarkan As Charged atau Sesuai Tagihan Rumah Sakit
  3. Plavon Kamar Maksimal 3 Jt Per Malam
  4. Masa Pengcoveran 365 Hari Per Tahun
  5. Batas Limit Tahunan Manfaat 350 Jt
  6. Biaya Ruang Perawatan ICU, Visit Dokter Umum, Visit Dokter Spesialis, Obat – Obatan, Tindakan Operasi, Biaya Ambulance, Biaya Pengobatan Pre & Post, Biaya Fisioterapi Pre & Post, Perawatan Darurat Rawat Jalan, Perawatan Gigi Akibat Kecelakaan, Rawat Jalan Kemoterapi, & Rawat Jalan Hemodialisa. Semuanya di bayarkan sesuai tagihan dengan memperhatikan pada Batas Limit Tahunan Sebesar 350 Jt
  • Manfaat Tambahan Asuransi Rawat Jalan
  1. Menggunakan Sistem Kartu Cashless
  2. Pengcoveran Biaya Rawat Jalan Sesuai Tagihan Dengan Memperhatikan Limit Batas Tahunan Sebesar 25 Jt per Periode Polis
  3. Penggantian Biaya Medis Yang Diberikan Oleh Dokter Umum
  4. Penggantian Biaya Medis Yang Diberikan Oleh Dokter Spesialis atau Akupuntur dan Chiropractic oleh Dokter Yang Memiliki Lisensi Dari Instansi Kesehatan
  5. Biaya Obat – obatan Yang Diresepkan Oleh Dokter, Termasuk Biaya Administrasi Apotik. Vitamin dan Suplement Atas Rekomendasi Dari Dokter
  6. Biaya Pemeriksaan Diagnostic Yang Berdasarkan Rekomendasi Dari Dokter Secara Tertulis, Contohnya Laboratorium, Rontgen/X-Ray, MRI, CT Scan, USG & EKG
  7. Biaya Pemeriksaan Fisioterapi  Yang Direkomendasikan Secara Tertulis Oleh Dokter Spesialis Yang Merawat Berupa Penggantian Biaya Jasa Ahli Fisioterapi, Obat – obatan Yang Diresepkan & Penggunaan Alat Medis
  8. Imunisasi atau Vaksinasi, Untuk Anak Sampai Dengan Usia 18 Tahun Seperti Imunisasi Hepatitis B, Polio, DPT, Campak, BCG, HIB & Rotavirus Serta Untuk Usia Dewasa Diatas 18 Tahun Seperti Influenza, Pneumokokus, Hepatitis B, Varicella, HPV, Tipoid & Hepatitis A
  9. Biaya Administrasi Rawat Jalan

Manfaat Rawat Jalan ini hanya bisa di beli apabila Perusahaan mengambil Produk Dasar Asuransi Corporate Rawat Inap as Charged, karena asuransi ini rawat jalan ini bersifat optional atau tambahan jika diperlukan untuk perlindungan yang lebih bagi karyawan nya.

  • Manfaat Tambahan Asuransi Persalinan
  1. Menggunakan Sistem Kartu Cashless
  2. Pengcoveran Biaya Persalinan Normal Maksimal 20 Jt
  3. Pengcoveran Biaya Persalinan Operasi Caesar Maksimal 40 Jt
  4. Pengcoveran Biaya Keguguran Maksimal 10 Jt
  5. Pengcoveran Biaya Sebelum & Sesudah Melahirkan Maksimal 10 Jt
  6. Rawat Inap Karena Komplikasi Kehamilan & Sesudah Melahirkan Maksimal 40 Jt
  7. Dengan Batas Limit Keseluruhan 100 Jt Per Periode Polis

Manfaat Persalinan ini di berikan kepada istri dari karyawan dan karyawati lajang ataupun menikah dengan ketentuan pengcoveran persalinan di jamin sampai dengan batas anak ke 3, Maksimum usia Wanita sampai dengan Usia 45 Tahun & Masa Tunggu 9 Bulan sejak Tanggal Kepesertaan Tertanggung

  • Manfaat Tambahan Pemeliharaan Gigi
  1. Menggunakan Sistem Kartu Cashless
  2. Pengcoveran Biaya Rawat Jalan Sesuai Tagihan Dengan Memperhatikan Limit Batas Tahunan Sebesar 4,5 Jt per Periode Polis
  3. Perawatan Dasar Seseuai Tagihan
  4. Perawatan Pencegahan Seseuai Tagihan
  5. Perawatan Perbaikan Seseuai Tagihan
  6. Perawatan Kompleks Seseuai Tagihan
  7. Perawatan Gusi Seseuai Tagihan
  8. Perawatan Gigi Palsu Seseuai Tagihan
  9. Dengan Batas Limit Keseluruhan 4,5 Jt Per Periode Polis

Perawatan Dasar : Penambalan gigi, perawatan saluran akar gigi, pencabutan gigi, perawatan karena gigi bengkak, & rontgen gigi.
Perawatan Pencegahan : Prophylaxis & pembersihan karang gigi.
Perawatan Perbaikan : Pembuatan jembatan, pemasangan mahkota gigi, & inlay/onlay.
Perawatan Kompleks : Pembedahanpencabutan gigi bungsu,  & pembedahan jaringan penunjang gigi.
Perawatan Gusi : Perawatan gusi yang mencakup kuretase & splinting.
Perawatan Gigi Palsu : Perawatan & pembuatan gigi palsu karena kehilangan gigi.

  • Manfaat Tambahan Pemeliharaan Kaca Mata
  1. Menggunakan Sistem Kartu Cashless
  2. Pengcoveran Biaya Rawat Jalan Sesuai Tagihan Dengan Memperhatikan Limit Batas Tahunan Sebesar 2,5 Jt per Periode Polis
  3. Pengcoveran Biaya Bingkai Kaca Mata Satu Kali Periode Polis
  4. Pengcoveran Biaya Lensa Kaca Mata Satu Kali Periode Polis
  5. Dengan Batas Limit Keseluruhan 2,5 Jt Per Periode Polis

Manfaat Tambahan Asuransi Pemeliharaan Kaca Mata ini hanya bisa di ambil apabila mengambil Manfaat Dasar Asuransi Karyawan Rawat Inap As Charged & Asuransi Tambahan Rawat Jalan As Charged

Program Asuransi ini sangat cocok untuk semua segmen kalangan usaha baik dari usaha kecil sampai dengan perusahaan yang berskala international seperti ;

  • Asuransi karyawan terbaik Untuk Start – Up dan Perusahaan Kecil. Produk ini menjadikan Anda bisa mengasuransikan lima karyawan sekaligus dalam satu polis. Sangat cocok bagi Anda yang hanya memiliki modal kecil untuk mendirikan usaha.
  • Asuransi karyawan perusahaan Untuk Perusahaan Besar. Semakin besar perusahaan, karyawan semakin banyak. Risiko kecelakaan kerja pun meningkat. Dengan mendaftarkan asuransi ini, kami akan menjamin karyawan Anda untuk segala jenis kompensasi. Mulai dari kompensasi cidera, cacat, hingga kematian.
  • Asuransi Kecelakaan Pribadi Karyawan. Banyak perusahaan tidak melindungi karyawan saat mengalami kecelakaan pribadi di luar jam kerja. Akan tetapi dengan mendaftarkan karyawan Anda pada asuransi ini, segala insiden di luar jam kerja juga menjadi tanggungjawab kami.
  • Asuransi Untuk Karyawan dan Keluarga. Dengan mendaftar asuransi ini, karyawan dan keluarganya bisa lebih mendapatkan kenyamanan. Kami menanggung seluruh biaya karyawan dan keluarga dalam produk asuransi satu ini. Mulai dari biaya persalinan hingga kecelakaan.

Demikianlah produk-produk Asuransi Karyawan yang bisa Anda nikmati dengan memilih kami sebagai mitra. Jangan menunggu sampai terjadi insiden untuk mengasuransikan karyawan Anda. Lebih cepat Anda mengasuransikan karyawan, lebih cepat pula Anda bisa mendapatkan jaminan intangible assets dari asuransi kesehatan terbaik untuk karyawan Anda. Jadi segera hubungi kami sekarang juga dan daftarkan seluruh karyawan Anda pada asuransi kami.

X