Asuransi Kesehatan Syariah

Manfaat Asuransi Kesehatan Syariah Dan Tujuannya

Untuk jenis asuransi berbagai macam di tanah air. Ada asuransi kerugian, asuransi jiwa, Asuransi Kesehatan Syariah dan lain sebagainya. Adapun asuransi kerugian merupakan perlindungan terhadap berbagai kemungkinan resiko kerugian yang bisa terjadi. Sehingga harta kita bisa terjaga dengan baik. Jika mengalami kerusakan atau kehilangan maka dapat diganti sesuai nilai kerugian tersebut. Untuk macam harta yang bisa dilindungi seperti mobil, apartemen, rumah dan semua yang ada di dalamnya.

Jenis asuransi mobil merupakan asuransi yang akan melindungi mobil anda dari berbagai resiko kerugian yang akan terjadi sewaktu-waktu. Sebab kita tidak mengetahui suatu saat musibah bisa saja datang kepada kita. Seperti kecelakaan tabrakan, kehilangan akibat maling dll. Dan semua itu membutuhkan biaya besar untuk memperbaikinya. Dengan asuransi mobil segala kerugian akan diganti oleh perusahaan asuransi.

Untuk asuransi kesehatan adalah suatu jenis asuransi yang akan mengkover biaya kesehatan seseorang. Jenis asuransi ini sangat populer dan penting. Bagaimana tidak? Seseorang suatu saat nanti bisa mengalami sakit akibat kecelakaan atau menderita penyakit tertentu. Sedangkan biaya pengobatan di rumah sakit saat ini sangat mahal. Dengan asuransi kesehatan inilah yang akan membantu meringankan biaya pengobatan sampai menggratiskan.

Asuransi kesehatan di Indonesia  ada dua macam yakni sistem syariah dan konvensional. Bagi anda yang menganggap asuransi kesehatan konvensional haram atau syubhat maka sangat bagus memilih asuransi kesehatan syariah. Yang terjamin kehalalan, berkah dan sesuai nilai islam.

Manfaat Asuransi Kesehatan Syariah Dan Tujuannya

Negara Indonesia yang mayoritas beragama Islam merupakan pangsa pasar yang sangat besar terhadap produk keuangan syariah. Seperti bank, reksadana, saham, dan asuransi berbau syariah. Namun terkadang popularitas kata syariah dimanfaatkan untuk kepentingan sendiri yang tak etis. Misalkan menamai produknya bersyariah padahal tidak.

Untuk mengetahui suatu produk syariah atau bukan maka dapat dilihat secara internal dan eksternal. Produk yang dijualnya tidak berkaitan dengan judi, riba, dan sesuatu yang haram. Sedangkan dari segi internal berdasarkan akad dan mekanisme syariah dalam rangka tolong menolong dalam kebaikan.

Saat ini masyarakat Indonesia diberikan dua pilihan dalam memilih asuransi yaitu asuransi konvensional atau syariah. Sebagian masyarakat ada yang lebih memilih asuransi kesehatan konvensional karena tidak mengetahui manfaat asuransi kesehatan syariah yang lebih besar. Untuk lebih jelasnya, berikut ini manfaat asuransi kesehatan syariah, antara lain:

1.Perlindungan keuangan

Kegunaan asuransi kesehatan syariah  sudah sangat jelas. Ia adalah memposisikan keuangan nasabah pada posisi awal sebelum kecelakaan atau sakit. Sehingga kondisi keuangan berjalan aman dan normal. Sedangkan orang yang tak mempunyai asuransi kesehatan cenderung keuangannya akan habis atau jebol pada saat ia mengalami sakit atau kecelakaan. Karena biaya perawatan dan pengobatan di rumah sakit sangat mahal. Apalagi terhadap penyakit-penyakit tertentu dan dalam jangka waktu lama.

Banyak orang yang habis uangnya di dunia ini karena ia terpaksa menjual semua harta bendanya untuk membiayai pengobatan diri dan keluarganya. Di sinilah arti penting sebuah asuransi kesehatan konvensional maupun syariah.

2.Ketenangan

Manfaat lain dari sebuah asuransi kesehatan syariah adalah memberikan ketenangan hidup. Ketika seseorang atau anggota keluarga mengalami kecelakaan ataupun sakit kronis yang membutuhkan biaya perawatan sangat besar. Bersikap tenang karena ia bisa mengajukan klaim asuransi kesehatan yang bisa dipergunakan untuk membiayai semua pengobatan dan perawatan di rumah sakit.

Tujuan Asuransi Kesehatan Syariah

Sementara itu, tujuan asuransi kesehatan syariah berbeda sekali dengan asuransi kesehatan konvensional yang bertujuan memindahkan resiko kerugian yang tak pasti datangnya. Adanya asuransi kesehatan syariah hanyalah bertujuan untuk saling bekerjasama, membantu dan tolong menolong antara para peserta asuransi. Hal ini bentuk wujud nyata dari firman Allah SWT : Tolong menolonglah kamu dalam kebajikan dan janganlah kamu tolong menolong dalam dosa dan kejahatan”.

Islam menempatkan kekayaan sebagai rezeki dari Allah SWT. Harta kekayaan jangan sampai berputar di orang-orang kaya. Tapi juga harus berputar di orang-orang miskin. Inilah yang membuat harta kekayaan bersifat sosial. Harta kekayaan yang sebenarnya apa yang ia makan dan nafkahkan di jalan Allah SWT.

Seseorang yang mempunyai harta kekayaan yang memadai atau aghniya maka haruslah membelanjakan sebagian hartanya untuk membebaskan orang lain dari kesusahan, dan kemiskinan. Semua bantuan dan kebaikan yang diberikan pada orang lain haruslah semata mata karena Allah SWT atau diniatkan ibadah. Sehingga mendapatkan pahala yang besar di sisiNya.

Allah Swt berfirman : “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Mereka adalah yang enggan memberikan pertolongan kepada orang yang membutuhkannya.” Inilah yang menjadi landasan dan prinsip asuransi kesehatan syariah untuk saling membantu dan tolong menolong bagi mereka yang terkena musibah dan membutuhkan bantuan dari segi finansial.

Islam adalah agama yang bisa menjawab problematika kehidupan jaman. Dan islam tidak mengharamkan asuransi asalkan dijalankan sesuai prinsip prinsip Islam. Justeru Islam menganjurkan terciptanya sebuah hubungan tolong menolong dalam bentuk apapun termasuk asuransi kesehatan syariah.

Sama seperti asuransi konvensional, asuransi kesehatan syariah terdapat iuran premi yang mesti disetorkan para nasabah kepada perusahaan asuransi. Namun berbeda dengan asuransi konvensional, niat setor premi bulanan kepada perusahaan asuransi kesehatan syariah adalah akad hibah untuk saling membantu dan menolong antara sesama. Apalagi sesama beragama Islam adalah satu saudara.

Islam sangat tidak suka terhadap orang yang egois dan mementingkan diri sendiri. Islam memerintahkan agar manusia bergaul dan membentuk suatu jamaah. Karena dari jamaah itulah akan terbentuk sebuah kekuatan yang besar.

Fungsi Asuransi Kesehatan Syariah

Asuransi kesehatan syariah yang ada saat ini memiliki tujuan yang mulia untuk membantu sesama. Sementara itu, yang menjadi fungsi asuransi kesehatan syariah adalah sebagai wadah atau media untuk menjaga diri sendiri, individu ataupun keluarga dari hal-hal yang tidak terduga terjadi di masa depan yang mengakibatkan kerugian. Dengan adanya asuransi kesehatan syariah maka semua biaya kesehatan dan perawatan dapat terbayarkan semuanya secara lunas atau dibayar sebagian.

Dalam asuransi kesehatan syariah tidak ada istilah pemindahan resiko. Namun yang ada hanyalah saling membantu jika seorang peserta asuransi mengalami resiko kerugian. Adapun bantuan berupa santuan uang dari hasil iuran premi bulanan. Tentu saja semakin banyak peserta asuransi akan semakin besar santunan yang diberikan.

Menurut pasal 264 kitab KUHP, fungsi asuransi adalah sebagai wadah pencegah atau pelindung dari resiko kerugian yang mungkin saja terjadi di masa depan. Seseorang tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi di esok hari. Mungkin ia mendapatkan nikmat, musibah, celaka, sakit dan lain sebagainya. Dengan asuransi kesehatan syariah maka resiko kerugian akibat sakit dan celaka dapat terlindungi secara maksimal.

Seorang manusia selama hidupnya akan terjadi berbagai peristiwa yang membuat dirinya gembira dan sedih. Kehidupan manusia diwarnai dengan berbagai cobaan seperti musibah dalam bentuk sakit atau kecelakaan. Namun semua musibah itu bagi orang beriman sebagai ujian dari Allah SWT dan penggugur dosanya. Mengingat badan manusia bisa jatuh sakit maka perlu perlindungan keuangan yang kuat. Seperti dengan asuransi kesehatan syariah.

Demikianlah manfaat Asuransi Kesehatan Syariah dan tujuannya. Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan bisa memberikan penjelasan dan pengetahuan yang baru dan lengkap bagi para pembaca sekalian.