Asuransi Kesehatan Covid 19 dan Virus Corona

Asuransi Kesehatan Covid 19 – Bencana wabah virus Corona belum berakhir di negara tercinta Republik Indonesia. Dari hari ke hari pertambahan pasien Covid19 terus bertambah besar. Terutama di daerah Jawa Timur dan DKI Jakarta. Hal ini menimbulkan kecemasan semua pihak. Sampai-sampai Presiden RI, Bapak Jokowi mengancam akan mencopot menterinya yang tidak mengambil langkah strategis untuk mencegah mewabahnya Covid19.

Berbagai pihak mengambil langkah yang satu padu dalam menghadapi wabah virus corona. Pihak Kepolisian, Satpol PP dan TNI bahu-membahu bekerjasama dalam membantu mengatasi menyebarnya Covid19. Tak aneh jika dalam pelaksanaan PSBB, aparat kepolisian dan tentara serta Satuan Pamong Praja dilibatkan dalam memastikan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar berjalan lancar dan aman.

Hal lainnya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia. Mereka pun turut serta membantu pemerintah dalam menghadapi wabah pandemi Covid19. Wujud nyatanya dalam bentuk pemberian bahan sembako bagi mereka yang terkena dampak Covid19, pemberian masker secara gratis kepada masyarakat, penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menjaga daya tahan tubuh yang baik agar terbebas dari virus corona.

Perusahaan asuransi jiwa sekaligus asuransi kesehatan yang turut membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid 19 di Indonesia sebanyak 60 perusahaan. Yang kesemuanya merupakan anggota AAJI. Perusahaan ini siap menjamin resiko biaya kesehatan bagi nasabahnya yang sakit dan terkena dampak virus corona.

Dengan demikian, 60 perusahaan asuransi jiwa tersebut turut serta membantu masyarakat dan pemerintah RI dalam mengkover biaya kesehatan termasuk jika nasabah mengidap virus corona. Hal ini sebagai wujud nyata, perusahaan asuransi yang konsisten membantu masyarakat Indonesia di tengah situasi sulit dan pelik di saat wabah Covid19.

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia seperti Amerika Serikat, Brasil dan Italia maka pertumbuhan jumlah pengidap covid19 di Indonesia cukup rendah. Kesuksesan itu tak terlepas dari berbagai pihak yang turut serta membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid19. Salah satunya stakeholder perusahaan asuransi.

Perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan sudah membuka diri untuk menanggung resiko bagi nasabahnya yang terkena dampak Covid19. Seperti resiko sakit di masa pandemik ini. Nasabah yang mengalami sakit seperti demam berdarah, virus corona dan lain sebagainya menjadi tanggungan pihak asuransi.

Diantara banyak perusahaan asuransi yang memberikan jaminan tanggungan resiko kesehatan adalah PT Prudential Life Assurance yang mempunyai banyak cabang dan tim pemasaran di Indonesia. Setiap nasabah yang mengalami sakit di tengah pandemi virus Corona maka mendapatkan biaya santunan sebesar Rp 1 juta setiap hari. Untuk mendapatkan santunan Rp 1 juta per hari dari asuransi kesehatan Prudential disyaratkan nasabah menderita sakit dalam masa periode tertentu.

Perusahaan asuransi yang tak kalah bagus dalam membantu nasabah terkena dampak covid19 adalah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Perusahaan ini memberikan proteksi jiwa dan kesehatan sebagai pelengkap sampai nasabah meninggal dunia sebesar Rp 200 juta.

Pada waktu nasabah menderita sakit, nasabah diberikan santunan sebesar Rp 10 juta ditambah satu juta rupiah setiap hari sebagai tunjangan. Hal ini meringankan beban keuangan para nasabah ketika sakit. Apalagi di tengah wabah covid19 yang semakin sulit dalam segi ekonomi. Namun santunan dan tunjangan itu berlaku selama satu bulan atau 30 hari saja.

Perusahaan Asuransi Kesehatan dan Virus Corona

Dalam mengatasi wabah pandemi Covid19, pemerintah tidak tinggal diam. Pemerintah tidak bisa mengambil tindakan sendirian. Namun memerlukan bantuan beberapa pihak. Berdasarkan fakta di lapangan, pemerintah Indonesia telah berusaha keras untuk mencegah penyebaran virus corona di berbagai wilayah di Indonesia. Anda bisa melihat upaya pemerintah secara nyata.

Berikut ini upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mencegah penyebaran wabah Covid19, antara lain:

1.Menerapkan PSBB di sejumlah daerah di tanah air

2.Membentuk Gugus Tugas Covid19 yang terintegrasi

3.Membangun rumah sakit-rumah sakit baru untuk merawat pasien positif Covid19

4.Menjalin kerjasama dengan pihak rumah sakit swasta dan pemerintah

5.Membangun kerjasama dengan perusahaan asuransi

Pada saat wabah Pandemi Covid19 yang semakin meluas di kota besar dan desa di tanah maka pemerintah menerapkan PSBB. Pelaksanaan PSBB mempunyai dampak ekonomi terhadap masyarakat. Salah satu dampaknya adalah pergerakan sosial yang tidak bebas seperti dulu. Yang mengakibatkan penghasilan semakin seret dan beberapa perusahaan kecil, menengah dan besar mengalami kebangkrutan.

Penghasilan masyarakat yang semakin menurun bahkan nol disebabkan pergerakan ekonomi masyarakat yang terbatas bahkan ditutup seperti pasar membuat pemerintah memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 dalam bentuk bahan makanan pokok maupun uang tunai sebesar RP 600 ribu per bulan.

Dinas Kesehatan yang berada dibawah Kementerian Kesehatan RI pun memberikan stimulus kepada masyarakat. Barangsiapa yang dinyatakan positif covid19 maka seluruh biaya pengobatan selama di rumah sakit ditanggung oleh pemerintah.

Menindaklanjuti keputusan itu, pihak perusahaan asuransi yang tergabung dalam organisasi AAJI turut serta membantu masyarakat yang terdampak Covid19 dengan memberikan jaminan proteksi biaya kesehatan selama nasabah sakit di masa pandemi covid19.

Di saat pandemi covid19 yang belum tahu kapan pasti berakhirnya. Jaminan proteksi biaya kesehatan yang diberikan perusahaan asuransi jiwa tersebut memberikan ketenangan pada para nasabahnya yang menderita sakit pada masa pandemi ini. Semoga wabah Covid19 segera berakhir dan seluruh manusia di muka bumi dapat beraktifitas secara normal lagi.

Demikianlah daftar perusahaan asuransi kesehatan yang memberikan jaminan biaya proteksi bagi para nasabahnya yang terkena dampak covid19. Semoga terus bertambah banyak pihak perusahaan asuransi yang memberikan tanggungan biaya kesehatan dari asuransi yang dikeluarkannya. Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *